Satu lagi. Karena sejujurnya saya bingung menentukan mana yang terbaik dari yang terbaik, mengingat beberapa produk memiliki spesifikasi yang serupa tapi tak sama, saya memutuskan kelimanya untuk diurutkan berdasarkan abjad sehingga bukan berdasarkan penilaian dari saya. Satu hal yang perlu diketahui, kelima smartphone yang saya ulas di bawah ini sudah dijanjikan mendapatkan update firmware ke Android 5.0 Lollipop, terkecuali Nexus 6 yang memang sudah terkemas dan hadir dengan Lollipop saat pertama kali diluncurkan.
Oke, setelah itu, langsung saja kita masuk ke dalam inti dari postingan ini. Selamat membaca!
A. HTC One M8
Smartphone ini dapat dikatakan menjadi yang paling mungil diantara pesaingnya. Tampil dengan diagonal layar 5 inci, membuat smartphone ini terasa pas digenggam di tangan, tetapi ini akan kurang memuaskan terutama kepada pecinta games dan multimedia yang membutuhkan layar lebar. Kerapatannya pun masih terbilang kurang ketimbang beberapa pesaingnya karena masih beresolusi 1920*1080 piksel. Satu hal yang tidak dimiliki oleh pesaing lainnya disini, smartphone ini mengadopsi dual camera sehingga terdapat dua kamera belakang dengan kekuatan masing-masing 4 megapiksel. Tetapi jangan terlalu terpaku pada ukuran gambarnya saja, karena kedua kamera ini juga menawarkan beragam fitur tersendiri.
B. LG G3
Ukuran layarnya yang 5.5 inci membuat smartphone ini tampil sebagai "penengah" di antara HTC One M8 dengan 5 inci dan Motorola Nexus 6 dengan 5.96 inci. Smartphone ini juga didukung dengan resolusi layar 2560*1440 piksel, yang membuat kerapatan layarnya menjadi yang paling baik diantara pesaingnya disini. Ada beberapa hal dari smartphone ini yang tidak dimiliki oleh seluruh pesaingnya disini, yaitu konsep rear key yang meletakkan semua tombol (Power yang diapit volume naik dan turun) di belakang, atau tepatnya di bawah modul kamera sehingga sisi kiri dan kanan dari smartphone ini menjadi benar-benar kosong. Selain itu, kameranya yang beresolusi 13 megapiksel juga dilengkapi dengan laser autofokus, dan hasilnya adalah kamera smartphone ini mampu mengambil fokus dengan lebih cepat daripada kamera smartphone lain pada umumnya.
3. Motorola Nexus 6
Menggunakan Android 5.0 Lollipop dan Stock UI yang masih segar ketika baru dikirim dari pabriknya, menjadikan smartphone ini adalah yang paling fresh diantara para pesaingnya, dan tentu saja hal ini menjadi sebuah nilai tambah karena inilah smartphone pertama yang menggunakan Android 5.0 Lollipop secara asli (Bukan upgrade-an atau hasil custom ROM). Layarnya menjadi yang paling raksasa diantara para pesaingnya disini (5.96 inci), tetapi kerapatan pikselnya juga masih terbilang bagus karena menggunakan resolusi 2560*1440 piksel. Desain dari smartphone ini berbasis dari Motorola Moto X, sama dengan ketika LG memproduksi Nexus 5 yang berbasis dari LG G2.
4. Samsung Galaxy Note 4
Samsung menghadirkan Note 4 sebagai penerus Note 3. Masih mempertahankan diagonal layar 5.7 inci ala Note 3, tetapi memiliki resolusi 2560*1440 piksel. Hasilnya? Tentu saja smartphone ini memiliki kerapatan layar yang lebih daripada generasi sebelumnya. Smartphone ini masih mempertahankan ciri khasnya, yaitu stylus S Pen. Di samping itu semua, smartphone ini adalah satu-satunya yang masih membenamkan tombol fisik sebagai tombol home-nya, beserta tombol sentuh sebagai tombol recent apps dan back-nya. Berbeda dengan keempat smartphone lainnya yang dibahas disini, yang menyerahkan urusan navigasinya kepada bar navigasi virtual. Hal ini adalah salah satu ciri khas produk Samsung yang berupa smartphone pada umumnya, mulai dari kelas low-end seperti Young 2, kelas menengah seperti Grand 2, hingga kelas flagship seperti S5.
5. Sony Xperia Z3
Nilai lebih yang paling menonjol dari smartphone bikinan vendor asal Jepang ini adalah ketahanannya terhadap air dan debu yang luar biasa (Bersertifikasi IP68), dimana di dalamnya termasuk kemampuan ketahanan terhadap air tawar hingga 1.5 meter selama setengah jam. Selain itu, ukuran gambar yang dihasilkan kameranya dapat mencapai 20 megapiksel, dengan dilengkapi sensor kamera Sony Exmor RS for Mobile. Sayangnya, ukuran layarnya hanya 5.2 inci dengan resolusi 1920*1080 piksel, sehingga kerapatan pikselnya menjadi yang paling kecil dibandingkan keempat smartphone yang sudah dibahas di atas. Tetapi beberapa kelebihannya yang sudah dibahas di atas, serta beberapa aplikasi bawaannya yang terkenal seperti pemutar musik Walkman dan PlayStation 4 Mobile, saya rasa sudah lebih dari cukup untuk menutupi kekurangan smartphone ini.
Nah, itulah kelima smartphone Android terbaik tahun ini (Menurut saya) yang sudah diulas. Diharapkan postingan ini dapat bermanfaat bagi Anda para pembaca, terutama bagi Anda yang berniat membeli smartphone Android kelas atas hingga awal tahun depan, serta bagi Anda yang ingin mendapatkan gambaran mengenai produk-produk tersebut. Mohon maaf apabila terdapat kesalahan dan/atau kata-kata yang kurang berkenan dalam penyajian postingan ini, mengingat saya yang masih termasuk cukup baru dalam dunia blogging. Akhir kata, saya ucapkan terima kasih karena sudah membaca postingan ini dan berkunjung ke blog ini. Semoga kunjungan Anda memuaskan :)
Sumber referensi:
Gambar: GSMArena.com
Spesifikasi: GSMArena.com dan situs resmi dari masing-masing vendor.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar